Jumat, 14 Agustus 2009

Tips Menghindari Hidup Sendiri

Baik Psikolog Sutardjo A. Wiramihardja dan agamawan Koeswara K.Y sepakat
peran orang tua dalam urusan jodoh cukup besar. Campur tangan orang tua, langsung maupun tidak langsung, sangat besar pengaruhnya dalam urusan keputusan untuk hidup sendiri atau menikah. Berikut tips yang mungkin bisa berguna bagi para orang tua.


1. Memberikan contoh hubungan yang hangat agar menimbulkan kesan bahwa hubungan lain jenis adalah hubungan yang baik, bukan hubungan yang selalu diwarnai pertengkaran atau permusuhan.


2. Jangan terlalu memproteksi anak, sehingga membuat anak merasa sulit untuk membina hubungan pribadi dengan orang lain, dalam hal ini lawan jenisnya.


3. Biarkan anak mengalami masa pubertasnya namun tetap menjaganya dalam koridor-koridor tertentu.


4. Berharap prestasi tinggi dengan cara memotivasi anak sah-sah saja. Namun, hendaknya berikan juga kesempatan ia mengembangkan kodratnya sebagai makhluk sosial dengan tetap bergaul baik dengan sesama maupun lawan jenisnya.


5. Ketika anak berteman dengan lawan jenis, jangan segera menggembar-gemborkan atau yakin bahwa itulah jodoh anaknya. Ketika ternyata pertemanan itu tidak berlanjut ke ikatan perkawinan, anak akan telanjur malu dan tidak mau lagi memulai hubungan baru.


6. Prinsip “urut kacang” atau menikahkan anak berdasarkan urutan kakak beradik sebaiknya mulai dihilangkan. Jodoh datang tidak selalu berurutan”.(Uci)


Read more...

Tips Jitu Menghindari Selingkuh dan Poligami

Akhir-akhir ini banyak pasangan suami istri muda yang sudah mengalami tantangan berat di awal masa perkawinannya – dalam masa 5 sampai 10 tahun usia perkawinan – yakni terjadinya perselingkuhan dari salah satu pasangan. Yang kemudian akan diikuti oleh terjadinya perceraian atau poligami. Dan hal ini seperti sudah menjadi sebuah fenomena kehidupan di zaman modern.

Saya tidak menyebutkan bahwa perselingkuhan hanya dilakukan oleh pihak suami atau laki-laki, pihak istri pun mempunyai peluang yang sama. Pertama, disebabkan semangat persamaan gender yang sudah diakui oleh banyak kaum perempuan dan kedua disebabkan sebagian besar istri sudah bekerja di luar rumah. Jadi tulisan ini bukan hanya untuk kaum laki-laki, tapi juga untuk para perempuan.

Kondisi kehidupan manusia modern yang sibuk, money oriented dan individualistis menjadi salah satu akar permasalahan dari fenomena perselingkuhan. Tapi kita jangan menjadi putus asa, lalu berdiam diri menerima keadaan ini. Memang ada orang berkata, “Kalau memang niatnya ingin selingkuh, ya tetap saja selingkuh.”

Tapi selingkuh bisa dihindari, kok, asal kita mau mengubah pandangan kita tentang cinta dan perkawinan dan mengikuti tips berikut. Cobalah Wikimuers menyimaknya :

1. Janganlah menuntut sesuatu yang tidak dimiliki atau tidak bisa dilakukan oleh pasangan kita.

Tak ada gading yang tak retak, itu kata peribahasa. Maknanya tidak ada manusia yang sempurna. Berarti tidak ada manusia – termasuk anda sendiri – yang bisa menjadi apa pun dan bisa melakukan segala hal. Lalu kenapa kita harus menuntut pasangan kita untuk menjadi seseorang yang dia tidak mampu menjadi seperti itu?

Banyak hal bisa dipelajari, seperti ketrampilan dan beberapa kebiasaan. Perempuan yang tidak bisa memasak, bisa mulai belajar memasak setelah menjadi seorang istri. Laki-laki yang pemalas, bisa memaksa dirinya sendiri untuk rajin bekerja setelah menjadi seorang suami. Dan itu semua bisa dipelajari, walaupun mungkin dengan sedikit usaha keras dan sungguh-sungguh agar tampak hasilnya.

Tapi ada juga hal-hal yang memang tidak bisa, seperti wajah dan profil tubuh secara keseluruhan, misalnya. Kecantikan dan ketampanan bisa dipoles, tapi tentu saja membutuhkan biaya. Jadi apabila anda berdua tidak mempunyai cukup uang, kenapa harus menuntut pasangan anda tampil lebih cantik atau tampan?

Selain itu permasalahan keuangan juga sering menjadi sorotan. Dan ini harus difahami dalam kerangka rezeki yang sudah diusahakan. Apabila tingkat kemampuan pasangan kita terbatas dengan apa yang bisa dilakukannya, sedangkan dia sudah berusaha dengan sungguh-sungguh dan keras, kenapa kita harus menuntutnya untuk memperoleh uang yang lebih banyak lagi, sampai-sampai melakukan perbuatan yang melanggar hukum ?

2. Jangan mencari model lain dari sebuah keluarga yang bahagia selain yang bisa dilakukan oleh anda berdua.

Anda bisa saja berpaling ke tetangga sebelah rumah, dan berkata, “Mereka bisa bahagia seperti itu, memiliki cukup materi dan bisa jalan-jalan di akhir minggu, kenapa aku tidak ?” Atau, “Mereka bisa rukun dan damai, padahal secara materi mereka tidak berkecukupan, kami pasti bisa melakukannya.”

Boleh saja perbandingan seperti itu anda lakukan, dan berusaha dengan pasangan anda untuk menerapkannya. Tapi harus diingat, ada hal-hal mendasar yang harus diubah dan itu mempunyai resiko. Apabila tetangga anda yang bahagia secara materi itu diambil sebagai contoh, maka anda akan dituntut untuk mencari materi lebih banyak. Siapkah anda dan pasangan dengan kondisi banyak waktu yang akan tersita untuk berkumpul bersama keluarga ? Karena tetangga itu mempunyai ukuran rezeki yang lebih dari anda. Dan ini berarti lebih banyak kerja keras bagi anda untuk memperoleh jumlah yang sama.

Apabila contoh keluarga sederhana yang diambil, berarti anda harus menurunkan kuantitas kerja anda, banyak meluangkan waktu dan ini berarti anda harus siap menghadapi penurunan perolehan rezeki.

Anda boleh bereksperimen dengan menjadikan keluarga lain sebagai standar, tapi saya sarankan anda berusaha bereksperimen dengan diri dan keluarga anda sebagai standar. Jadikan apa yang dimiliki oleh anda, pasangan dan seluruh anggota keluarga sebagai modal dasar dari sebuah keluarga yang bahagia. Potensi-potensi yang ada bisa diramu dengan kesempatan-kesempatan yang ada. Cari pola-pola kebahagiaan yang bisa diciptakan dengan memanfaatkan segala potensi yang ada. Dan yang penting niat baik harus disepakati bersama disertai dengan ketulusan semua pihak. Percayalah keluarga yang bahagia tidak hanya terdapat di sebelah rumah anda.

3. Jangan berpandangan “sekuler” dalam urusan cinta dan rumah tangga, dengan memisahkan kebahagiaan pribadi di luar dan kebahagiaan bersama – dengan pasangan dan anak-anak – di dalam rumah.

Ini salah satu dampak dari peri kehidupan zaman modern yang sekuler. Banyak orang yang berpandangan “sekuler” dalam urusan cinta dan rumah tangga. Ada sebuah ungkapan buruk yang agak porno (maaf): “Biarlah suami saya membuang air di luar rumah, asalkan botolnya dibawa pulang.”

Di luar pembicaraan mengenai “kebolehan selingkuh” dari para istri seperti disebutkan di atas, pada dasarnya saya ingin menyampaikan bahwa kebahagiaan di luar rumah dan di dalam rumah tidak bisa dipisahkan karena saling mempengaruhi dan berdampak satu sama lain. Selain itu cinta bukan seperti makanan yang apabila tidak enak di dalam rumah bisa dicari keluar. Untuk makanan pun seharusnya bisa diusahakan untuk belajar bagaimana membuat makanan yang lebih enak supaya tidak perlu selalu keluar rumah, kan ?

4. Cintailah pasangan anda tanpa alasan.

Ungkapan ini mungkin sedikit membingungkan bagi anda. Tetapi sesungguhnya ungkapan ini masuk akal dan sudah dilakukan oleh kita. Contohnya perasaan cinta antara kita dengan anak-anak kita – bagi pasangan yang sudah memiliki anak. Pernahkan anda mencintai anak anda dengan ukuran-ukuran dan alasan ? Bisa jadi anak anda jelek, gemuk dan kulitnya hitam. Pernahkan anda lebih mencintai anak tetangga anda yang lebih putih, langsing dan tampan ? Boleh-boleh saja anda berharap anak anda seperti anak tetangga anda itu, tetapi – saya yakin – anda tetap mencintai anak anda dan hanya sedikit menyukai anak tetangga anda.

Begitulah seharusnya kita mencintai pasangan kita. Tanpa alasan dan ukuran-ukuran. Karena pada akhirnya alasan dan ukuran-ukuran juga yang akan mengganggu hubungan cinta anda berdua. Percayalah.

5.Lakukan keempat poin tersebut mulai dari sekarang!

Semoga bermanfaat.


Read more...

Obat Patah Hati

Hampir setiap orang barangkali pernah mengalami yang namanya patah hati, mulai dari putus cinta dengan kekasih, kehilangan seseorang yang dicintai karena meninggal dunia, sampai pada cinta yang bertepuk sebelah tangan. Ya, tidak ada yang mengatakan patah hati itu persoalan mudah. Namun, jika hal tersebut dibiarkan berlarut-larut maka tidak baik juga. Beberapa penelitian mengemukakan, patah hati bukan hanya membuat seseorang menderita secara mental, melainkan juga secara fisik. Perasaan depresi, kesepian, dan kesedihan yang mendalam dapat memicu masalah kesehatan seperti penyakit jantung. Oleh karena itu, jangan pernah membiarkan diri tenggelam dalam patah hati berkepanjangan. Lebih baik, obati hati yang terluka itu dengan beberapa jurus berikut ini:

Menumpahkan emosi
Tarik diri sejenak untuk menyepi ke suatu tempat yang jauh dari orang-orang dan segala hingar bingar. Ciptakan suasana di mana Anda merasa benar-benar nyaman dan dapat menikmati kesendirian, tanpa ada seorang pun yang bisa mengganggu. Dengan demikian, semua emosi yang selama ini menumpuk dan berkarat di hati bisa ditumpahkan
Bebaskan diri untuk menangis atau melakukan berbagai hal lain sebagai pelampiasan rasa patah hati Anda, selama tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. Menahan perasaan sakit di dada hanya akan membuat segala hal menjadi bertambah parah, dan menghambat proses penyembuhan.

Berbagi perasaan
Tidak ada salahnya menceritakan perasaan terdalam kepada orang-orang terdekat yang peduli dengan Anda. Selain hati menjadi lebih lega, mereka juga dapat memberikan berbagai opini atau masukan yang berguna. Sahabat perempuan dan ibu barangkali menjadi tempat bersandar yang paling tepat, karena dapat membuat Anda merasa nyaman. Akan tetapi, boleh juga meminta pandangan dari lawan jenis. Misalnya, dengan berkonsultasi pada saudara/teman laki-laki Anda.

Menghilangkan memori
Tidak ada gunanya membiarkan diri terbelenggu masa lalu. Agar bisa melangkah maju dan meneruskan hidup, Anda perlu melupakan berbagai kenangan manis maupun pahit, yang berpotensi membuat luka di hati terasa lebih menggigit. Hapus semua jejak yang ia tinggalkan dalam memori dengan menyingkirkan berbagai hal yang bisa mengingatkan Anda padanya, mulai dari foto-foto, hadiah-hadiah, sampai berbagai pesan sms, email, dan lain sebagainya.

Menikmati kesendirian
Tidak perlu terburu-buru menjalin kisah cinta baru. Lebih baik menikmati kehidupan lajang dengan melakukan berbagai aktivitas seru yang selama ini tidak sempat dilakukan. Bebaskan jiwa Anda dan raih setiap kesempatan yang lewat di depan Anda. Sekali-kali, asyik juga menjadi solo backpacker dan bertualang mengunjungi berbagai tempat unik. Jika cukup berani, coba melakukan olahraga ekstrim yang dapat memacu adrenalin, misalnya bungee jumping. Selain semangat menjadi lebih terpacu, Anda pun bebas berteriak sekencang-kencangnya membuang serpihan perasaan sembari meloncat terjun.

Membuka hati
Setelah luka di hati terobati, tiba saatnya untuk membuka kembali perasaan yang selama ini sempat terkunci. Jadikan kegagalan di masa lalu sebagai pelajaran bagi Anda untuk membangun hubungan baru yang jauh lebih baik. Tidak perlu merasa trauma akan melakukan kesalahan yang sama. Sebab, sama seperti bagian tubuh lainnya, hati pun memiliki otot. Semakin sering ditempa, maka otot hati akan semakin kuat. Jadi, tak usah ragu membuka lembaran kisah baru!

Read more...

Tips Cara Mencari Sahabat

Ada pepatah yang mengatakan bahwa "Seribu kawan masih kurang, Satu musuh kebanyakan". Ini berarti bahwa jika kita memiliki banyak teman maka kita akan mendapatkan banyak manfaat baik secara langsung maupun tidak langsung sehingga kita diharapkan berteman dengan orang banyak. Di sisi lain kita juga harus menghindari permusuhan dengan orang lain karena hanya mendatangkan kerugian bagi kita.

Orang yang egois, keras kepala, culas, munafik, pelit, sombong, dengki, dsb umumnya sangat mudah untuk membuat musuh dan dijauhi oleh ornag-orang di sekitar kita. Tetapi orang yang dermawan, suka menolong, suka membantu, gotong royong, baik hati, rendah hati, jujur, sopan, dll akan sangat mudah mencari teman dan kawan pun akan datang dengan sendirinya.
Hati-hati dan selalu waspada dengan penjahat dan manusia berotak kriminal karena mereka dapat sewaktu-waktu merugikan anda dengna melakukan berbagai tindak kriminal atau perbuatan tidak menyenangkan anda serta keluarga dan orang-orang yang anda cintai. Berkawan dengan penjahat tidak banyak keuntungannya karena mereka senang mendapat perhatian dan bantuan anda tetapi mereka enggan berbuat kebajikan kepada anda dan cenderung sewaktu-waktu bisa berubah menjadi musuh yang kejam dan tidak berperasaan / berperikemanusiaan.


Kriteria Teman Yang Baik Yang Harus Kita Dekati :
- Jujur Dapat Dipercaya
- Suka Menolong Tanpa Pamrih
- Rajin Beribadah Dengan Toleransi

- Tidak Membeda-Bedakan Orang
- Tidak Suka Kehidupan Hitam / Kriminal
- Rajin Mengikuti Kegiatan Sosial
- Menyayangi Keluarganya
- Menjauhi Narkoba, Seks Bebas, Minuman Keras
- Dll. oleh organisasi.org

Cara Untuk Berteman Dengan Banyak Orang Dengan Mudah :

1. Tidak Sok Kenal Sok Dekat / SKSD

Dalam berkenalan tidak harus dimulai dengan memperkenalkan diri, tetapi bisa melalui basa-basi yang baik dan sopan. Yang pasti kita harus merendah walaupun lawan bicara lebih muda usia dari kita. Berbicara seperlunya, tidak bertele-tele, membanggakan diri, narsis, jutek, sok tau, dsb. Bersikaplah sederhana apa adanya dan jangan membanggakan materi / kekayaan yang kita miliki.

2. Tidak Pilih-Pilih Teman

Terkadang orang yang kaya akan merasa risih jika bergaul dengan orang-orang miskin, orang yang tidak berpendidikan, orang yang memiliki tampang kriminil, dsb. Justru pertemanan orang-orang kecil terkadang sifatnya lebih kekal jujur apa adanya tanpa pamrih. Jika kita berteman dengan orang elit yang suka pamer, foya-foya, hidup gelamor, dsb mungkin akan meninggalkan kita ketika kita menjadi miskin atau pun jika kita terkena musibah mereka enggan turun langsung membantu kita karena kesibukan mereka. Jangan ragu berteman dengan tukang bakso, tukang ojek, ibu-ibu, nenek-nenek, anak kecil, penjaga warung, tukang sampah, tukang sayur, satpam, dsb karena mungkin suatu saat kita membutuhkan bantuan mereka. Ketika kita sedang kesulitan pun meraka akan dengan senagn hati menawarkan bantuan mereka secara cuma-cuma.

3. Aktif Kegiatan Sosial Dan Membantu Sesama
Jika anda orang islam maka rajin-rajinlah ikut shalat berjamaah di masjid atau mushola di sekitar anda. Jika ada kerja bhakti di lingkangan tempat tinggal ada maka sebaiknya anda ikut berperan serta ambil bagian. Selain itu juga ada acara-acara sosial lain yang sangat baik untuk anda ikuti seperti posyandu, kepengurusan rt, karang taruna, pengajian, pemberantasan sarang nyamuk psn, perlombaan peringatan 17 agustusan, arisan, dan masih banyak lagi lainnya.
Jangan sungkan bantu secara langsung tetangga, teman, saudara, rekan kerja, dll yang sedang kesusahan karena mereka akan merasa senang sekali jika ada yang membantu dan mereka pun akan sangat senang jika dapat membantu kita di kemudian hari. Tolak segera jika mereka meminta bantuan yang tidak wajar seperti minta bantuan merampok bank, mencarikan jablay, corat-coret tembok orang, ngerjain guru/dosen, dsb.

4. Sopan Santun, Ramah, Rendah Hati Dan Mengalah
Dalam bersosial kita akan senang jika orang lain sopan, ramah, rendah hati, dsb. Begitupun dengan orang lain yang sudah pasti akan senang hati dapat berteman dengan orang yang memiliki sifat-sifat di atas. Sotoy, narsis, sombong, membual, kikir, munapik, dll adalah sifat-sifat yang akan menimbulkan nilai negatif di mata orang lain sehingga mereka akan enggan untuk untuk berteman akrab dengan kita serta menghasilkan antipati di mata orang-orang.

5. Jangan Membuat Musuh

Hindarilah sifat-sifat yang dapat menghadirkan musuh ke hadapan kehidupan kita seperti iri, dengki, sombong, congkak, angkuh, sok berkuasa, sok kaya, munafik, pelit, culas, egois, keras kepala, dsb. Selain itu hindari minuman keras, narkoba dan kawan-kawan agar terhindar dari dijauhi orang. Ramah, santun, rendah hati, mengalah, dll dapat menghindarkan kita dari permusuhan. Selesaikan segala masalah problema kehidupan sosial yang ada dengan tuntas secara baik-baik agar tidak berkepanjangan dan menimbulkan permusuhan.

Semoga berhasil mendapatkan teman sebanyak-banyaknya.
Sahabat sejati bisa membantu anda memecahkan persoalan hidup anda.

Read more...

10 Detik Menghilangkan Stres

Sebagai perempuan bekerja yang harus mengejar target atau deadline, stres mudah datang kapan saja. Saat Anda menghadapi evaluasi dari owner perusahaan tempat Anda bekerja, ataupun harus presentasi pertama kali di depan dewan direksi, begitu banyak hal yang dapat membuat Anda gugup dan penuh tekanan. Jika Anda tidak dapat mengatasinya, Anda bisa stres dan semua yang telah Anda rencanakan menjadi berantakan.
Lalu harus bagaimana? Sebenarnya tidak sulit untuk mengatasi stres. Ada cara cepat dan mudah untuk membuat Anda tetap tenang di dunia yang penuh 'kejutan' ini. Masing–masing cara ini hanya membutuhkan waktu sekitar 10 detik.


Posisi Yoga

Ketika stres, tubuh akan kaku dan nafas menjadi sulit. Karena itu, satukan kedua tangan seperti jika Anda ingin berdoa di belakang. Tarik kedua bahu dan kepala Anda ke belakang, lalu tarik nafas yang dalam.

Streching – streching

Buat Anda yang lebih banyak duduk, tegakkan tubuh Anda di kursi. Angkat kaki kanan dan letakkan pergelangan kaki kanan Anda pada lutut kiri Anda. Condongkan tubuh Anda ke depan dan tarik sejauh yang Anda bisa. Lakukan secara bergantian dengan kaki kiri Anda. Gerakan ini akan membuat otot pinggul lebih rileks.

Go Nuts!

Mengemil adalah salah satu cara untuk mengurangi stres. Tapi agar aktivitas ini tidak menambah stress baru untuk Anda karena berat badan jadi naik, ganti cemilan ‘gorengan’ menjadi kacang-kacangan saja. Kacang memiliki kandungan tryptophan dan magnesium yang tinggi. Dua kandungan ini sangat berguna untuk memproduksi serotonin, hormon yang dapat memberikan rasa tenang sehingga stres teratasi.

Mengelus telinga

Tidak hanya Ciko, golden retriever peliharaan Anda yang suka digaruk kupingnya. Aktivitas ini juga berlaku untuk manusia. Menurut Ayuverda, ajaran kehidupan dari India yang telah ada sejak 5.000 tahun lalu, di telinga terdapat titik-titik marma – semacan titik syaraf seperti di akupuntur- yang memiliki hubungan dengan bagian tubuh lain. Caranya: cukup garuk lingkaran pada daun telinga Anda, masing-masing dengan tangan kanan dan kiri saat Anda stres.

Aromaterapi

Aromaterapi memiliki efek yang menenangkan dan dapat membuat Anda rileks. Aromaterapi yang bisa Anda manfaatkan adalah lavender, lemon balm, chamomile dan geranium. Caranya: Ambil bola kapas, dan tetesi dengan aromaterapi. Taruh di tempat strategis yang ada aliran angin. Setiap kali angin berhembus. Aromaterapi akan tercium ke seluruh ruangan dan membuat Anda lebih rileks.


Vitamin C

Tak salah lagi. Selain meningkatkan sistem daya tahan tubuh, para peneliti di Universitas Alabama juga mengatakan vitamin C juga dapat mengurangi hormone stres dalam darah. Penelitian tersebut menyarankan dosis 1.000 mg vitamin C.

Tertawa terbahak – bahak

Menurut sebuah penelitian di Universitas California, tertawa terbahak-bahak meningkatkan produksi hormon anti stres yang dapat bertahan hingga 24 jam. Tidak perlu harus mencela orang lain untuk bisa tertawa terbahak-bahak, Anda bisa menstimulasi tawa Anda dengan membaca komik lucu, membaca joke of the day, atau berkaca dengan mimik aneh sampai Anda merasa geli sendiri.

Be in the moment

Fokus pada apa yang Anda hadapi hari ini, dan gunakan seluruh indera Anda untuk berhubungan dengan lingkungan Anda. Jay Winner, M.D., pengarang buku Take the Stress Out of Your Life memberi contoh saat Anda makan siang, hirup aroma dan rasakan masakan tersebut di mulut Anda selama 10 detik. ”Ambil 10 detik itu dan biarkan sensasi masakan tersebut masuk dalam pikiran Anda,” saran Dr. Jay. Contoh lain yang disarankan adalah berjalan tanpa alas kaki di tanah dan rasakan ketika telapak kaki Anda menyentuh bumi.

Read more...

Tips Menghilangkan Pikiran Negatif

Untuk sebagian besar dari kita, berpikir negatif mungkin sudah menjadi bagian dari diri. Ketika hal-hal tidak sesuai rencana, kita dengan mudah merasa depresi dan tidak bisa melihat sisi baik dari kejadian tersebut…

Berpikiran negatif tidak membawa kemana-mana, kecuali membuat perasaan tambah buruk, yang lalu akan berakibat performa kita mengecewakan. Hal ini bisa menjadi lingkaran yang tidak berujung.


1. Hidup di saat ini.

Memikirkan masa lalu atau masa depan adalah hal yang sering membuat kita cemas. Jarang sekali kita panik karena kejadian masa sekarang. Jika Anda menemukan pikiran anda terkukung dalam apa yang telah terjadi atau apa yang belum terjadi, ingatlah bahwa hanya masa kini yang dapat kita kontrol.


2. Katakan hal positif pada diri sendiri

Katakan pada diri Anda bahwa Anda kuat, Anda mampu. Ucapkan hal tersebut terus-menerus, kapanpun. Terutama, mulailah hari dengan mengatakan hal positif tentang diri sendiri dan hari itu, tidak peduli jika hari itu Anda harus mengambil keputusan sulit ataupun Anda tidak mempercayai apa yang telah Anda katakan pada diri sendiri.


3. Percaya pada kekuatan pikiran positif

Jika Anda berpikir positif, hal-hal positif akan datang dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, jika Anda berpikiran negatif, hal-hal negatif akan menimpa Anda. Hal ini adalah hukum universal, seperti layaknya hukum gravitasi atau pertukaran energi. Tidak akan mudah untuk mengubah pola pikir Anda, namun usahanya sebanding dengan hasil yang bisa Anda petik.


4. Jangan berdiam diri.

Telusuri apa yang membuat Anda berpikiran negatif, perbaiki, dan kembali maju. Jika hal tersebut tidak bisa diperbaiki lagi, berhenti mengeluh dan menyesal karena hal itu hanya akan menghabiskan waktu dan energi Anda, juga membuat Anda merasa tambah buruk. Terimalah apa yang telah terjadi, petik hikmah/pelajaran dari hal tersebut, dan kembali maju.


5. Fokus pada hal-hal positif.


Ketika kita sedang sedang berpikiran negatif, seringkali kita lupa akan apa yang kita miliki dan lebih berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Buatlah sebuah jurnal rasa syukur. Tidak masalah waktunya, tiap hari tulislah lima enam hal positif yang terjadi pada hari tersebut. Hal positif itu bisa berupa hal-hal besar ataupun sekadar hal-hal kecil seperti ‘hari ini cerah’ atau ‘makan sore hari ini menakjubkan’. Selama Anda tetap konsisten melakukan kegiatan ini, hal ini mampu mengubah pemikiran negatif Anda menjadi suatu pemikiran positif. Dan ketika Anda mulai merasa berpikiran negatif, baca kembali jurnal tersebut.


6. Bergeraklah

Berolahraga melepaskan endorphin yang mampu membuat perasaaan Anda menjadi lebih baik. Apakah itu sekadar berjalan mengelelingi blok ataupun berlari sepuluh kilometer, aktifitas fisik akan membuat diri kita merasa lebih baik. Ketika Anda merasa down, aktifitas olahraga lima belas menit dapat membuat Anda merasa lebih baik.


7. Hadapi rasa takutmu


Perasaan negatif muncul dari rasa takut, makin takut Anda akan hidup, makin banyak pikiran negatif dalam diri Anda. Jika Anda takut akan sesuatu, lakukan sesuatu itu. Rasa takut adalah bagian dari hidup namun kita memiliki pilihan untuk tidak membiarkan rasa takut menghentikan kita.


8. Coba hal-hal baru


Mencoba hal-hal baru juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Dengan mengatakan ya pada kehidupan Anda membuka lebih banyak kesempatan untuk bertumbuh. Jauhi pikiran ‘ya, tapi…’. Pengalaman baru, kecil atau besar, membuat hidup terasa lebih menyenangkan dan berguna.


9. Ubah cara pandang

Ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, cari cara untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang yang lebih positif. Dalam setiap tantangan terdapat keuntungan, dalam setiap keuntungan terdapat tantangan.

Selamat berpikir positif.


Read more...

TIPS BAGAIMANA CARA MENGHILANGKAN SIFAT EGOIS

Pertama, jangan suka berpikiran negatif atau buruk sangka terhadap orang lain.
Kedua, anda jangan suka membanding-bandingkan diri anda dengan orang lain.
Ketiga, hilangkan sikap reaktif terhadap berbagai masalah.
Keempat, kembangkan pikiran positif dalam berbagai hal.
Kelima, kembangkan empati anda terhadap orang lain.
Keenam, kembangkan sikap melayani dan mendahulukan kepentingan orang lain.
Ketujuh, biasakan diri untuk tersenyum.

Read more...

About This Blog